Kuningan, UPMKnews --- Dalam rangka mempererat jalinan silaturahim dan kekeluargaan, keluarga besar STKIP Muhammadiyah Kuningan, menggelar acara halal bihalal pada hari pertama masuk kerja pasca libur panjang idul fitri 1442 Hijriah, Senin (24/5/2021).

Acara yang digelar di Masjid Nuroh Binti Sholih Al-Mudafi’i ini pun dihadiri oleh Sekretaris Badan Pembina Harian (BPH) STKIPM Ku, Drs. Rosid Ismail, M.Pd.I, ketua STKIPM Ku, Nanan Abdul Manan, M.Pd. Turut hadir unsur pimpinan lain seperti Waket I, Dr. Casnan, M.Si, Waket II, Hermawan, M.Si, dan seluruh dosen serta karyawan STKIPM Ku. Tak ketinggalan juga keluarga dari para dosen dan karyawan ikut hadir dalam kesempatan itu.

Dihadapan keluarga besar STKIPM Ku, Nanan Abdul Manan menyampaikan agar seluruh civitas akademika STKIP dapat terus menjaga kekompakan dan harmoni. Semoga kita dan keluarga bisa menjadikan STKIP sebagai ladang ibadah kita kepada Allah.

Nanan juga menegaskan kepada dosen dan karyawan agar terus bersyukur atas nikmat yang kita rasakan saat ini. “Jauh diluar sana atau saudara kita di Palestina sedang dilanda musibah. Mari kita berdoa dan menyisihkan sebagian dari harta kita untuk membantu meringankan beban saudara kita di Palestin,” ajaknya.

Sementara dalam tausiyahnya, Rosid Ismail mengajak kepada hadirin untuk memupuk ketakwaan kita kepada Allah. Karena karakter orang bertakwa dibutuhkan oleh semua orang dalam segala kondisi, tidak hanya saat bulan ramadhan saja. “Ramadhan telah meninggalkan kita, semoga ramadhan tahun ini menjadi ramadhan terbaik dan Allah Swt mengampuni dosa-dosa kita dan meningkatkan derajat ketakwaan kita.”

Selanjutnya melalui moment syawal ini mari sama-sama kita perbanyak bersyukur kepada Allah. “Orang mukmin itu indah dan menakjubkan. Jika dia dapat rejeki dia bersukur, jika diberikan musibah dia pun bersyukur.”

Dia juga menjelaskan tiga tingkatan puasa menurut Imam Al-Ghazali. Pertama puasa umum, yaitu puasanya orang awam, mereka hanya menahan lapar dan haus saja. Sedangkan puasa khusus, selain menahan lapar dan haus, ia juga mampu menahan mata, tangan, kakinya serta alat indra gerak lainnya agar terhindar dari perbuatan yang dilarang oleh syariat.

Level ketiga adalah puasa spesial, puasa ini merupakan level puasa para Nabi, orang-orang shalih hingga para kekasih Allah SWT. Sebab pada tingkat puasa ini, hati juga berpuasa dari segala cita-cita hina, termasuk melepas dari segala pikiran duniawi, serta mencegah dari sisi lain selain Allah Subhanahu wa Ta’ala.

Acara halal bihalal ditutup dengan pemberian reward oleh pimpinan kepada dosen dan karyawan yang telah berkonstribusi baik dalam mobilisasi calon mahasiswa baru, diantaranya: Yogi Prayudi, S.Pd, Didi Muhtarom, M.Pd dan Juned, M.Pd.I. (agus_sa)