
UPMKnews --- Sekitar 500 mahasiswa dari 6 Program Studi yang ada di STKIP Muhammadiyah Kuningan tahun ini akan disebar di beberapa desa di Kabupaten Kuningan guna melaksanakan program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Berbagai persiapan pun dilakukan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) yang diketuai oleh Dr Oman Hadiana, MPd. Mulai dari tahapan sosialisasi, pendaftaran secara online hingga pembekalan oleh lembaga dan dosen pembimbing lapangan.
Baru-baru ini setelah mahasiswa dinyatakan lulu secara administrasi untuk bisa mengikuti KKN, mahasiswa dibekali beberapa soft skill sebagai bekal mereka sebelum terjun dan berbaur dengan masyarakat nanti. Terhitung sejak tanggal 24 – 27 Juni 2024 mahasiswa mengikuti pembekalan yang diberikan langsung oleh dosen-dosen berkompeten.
Diantara materi pembekalan yang diberikan oleh dosen yakni, materi public speaking oleh Agus Saeful Anwar, M.Pd, keadministrasian oleh Tio Heriyana, M.Pd, penguatan keislaman dan keagamaan oleh Asep Usamah, M.Pd.I, analisis sosial oleh Oman Suryaman, M.Pd, serta penulisan artikel atau publikasi PKM oleh Dr Oman Hadiana.
Kegiatan berlangsung sejak pagi hingga siang di lakasanakan di ruangan-ruangan kelas. Penanggungjawab atau divisi pengabdian kepada masyarakat Tio Heriyana, mengungkapkan, bahwa mahasiswa merasa terbantu dengan adanya kegiatan pembekalan oleh dosen. Sehingga pas saatnya mahasiswa diterjunkan di masyarakat nanti mereka tidak kebingungan lagi harus bagaimana.
“Alhamdulillah mahasiswa sangat antusias mengikuti pembekalan, mereka merasa terbantu dengan materi-materi yang disampaikan oleh nara sumber. Nanti lebih detilnya pembekalan juga akan diberikan oleh dosen DPL. Karena kami percayakan terkait program dan proses pelaksanaan mahasiswa selama KKN yakni dikawal langsung oleh Dosen pembimbing lapangan dengan berpatokan pada pedoman KKN lembaga,” terang Tio
Yang menarik dan menjadi pembeda dari KKN tahun ini adalah adanya program KKN Kolaboratif, yaitu gabungan mahasiswa dari STKIP Muhammadiyah Kuningan, Uniku, STIKes Muhammadiyah Kuningan, dan Unisa. Tergabung dalam 5 kelompok dengan masing-masing anggota kelompok gabungan dari 4 PT.
5 desa yang menjadi lokasi KKN Kolaboratif: Desa Jatimulya Kec. Cidahu, Desa Margamukti Kec. Cimahi, Desa Kalimanggis Wetan Kec. Kalimanggis, Desa Sukaharja Kec Cibingbin, Desa Paningaran Kec. Darma.
Adapun 20 desa lainnya di sebar di 2 kecamatan. Kecamatan Japara: Garatengah, Singkup, Rajadanu, Dukuhdalem, Citapen, Wano, Cengal, Cikeleng, Kalimati. Kecamatan Cigandamekar: Bunigeulis, Jambugeulis, Koreak, Babakanjati, Timbang, Karangmuncang, Panawuan, Sangkanurip, Indapatra, Cibuntu dan Sangkanmulya. (yayat)