Kuningan, UPMKNews -- Pada hari Rabu (12/07/2023) pukul 13.00 pagi telah dilaksanakan acara Rembug Stunting yang bertempat di Balai Desa Gunungmanik, acara tersebut dihadiri oleh Penyuluh dari Puskesmas, Perangkat Desa, BPD, Kader Posyandu, Tokoh Masyarakat, serta mahasiswa KKN STKIP Muhammadiyah Kuningan.

Rembug stunting merupakan pertemuan untuk membahas rancangan aksi melalui perbincangan terarah untuk membangun upaya konvergensi dalam mengatasi stunting dan membuat komitmen desa.

Mahasiswa KKN yang bertugas di Desa Gunungmanik turut serta membantu dalam persiapan acara tersebut, mulai dari merapihkan ruangan berkumpul, menyiapkan konsumsi, serta berkesempatan untuk memberikan pendapat dalam acara tersebut.

Berdasarkan hasil diskusi bersama, ada beberapa permasalahan yang terjadi pada layanan konvergensi Stunting Desa yaitu:

1. Ibu Hamil dan Nifas, permasalahan yang terjadi pada Ibu hamil dan nifas yaitu tidak mengonsumsi tablet FE, tidak melakukan USG pada trismester ke-3, tidak memeriksakan HB nya secara teratur.

2. Baduta (0-23), permasalahan yang terjadi pada balita , yaitu bayi dan balita ada yang tidak ikut posyandu, dan ada balita yang stunting.

3. Rematri, permasalahan yang terjadi pada rematri yaitu tidak adanya posyandu remaja putri, banyaknya remaja yang mengalami anemia, pola diet yang tidak sehat, tekanan teman sebaya, pengaruh sosial media dan pernikahan dini.

4. Calon pengantin, permasalahan yang terjadi pada calon pengantin yaitu ada catin yang tidak mau diperiksa kesehatan, pola makan dan hidup yang tidak sehat, calon pengantin kekurangan HB.

5. Keluarga beresiko stunting, permasalahan yang terjadi pada keluarga yang beresiko stunting adalah pola asuh yang kurang tepat dan menu konsumsi yang belum memenuhi standar B2SA (Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman).

6. Permasalahan stunting yaitu remaja putri yang mempunyai darah rendah (anemia), Sarana Prasarana,  pola asuh yang kurang tepat, menu konsumsi belum memenuhi B2SA.

Melalui Rembug Stunting audiens bersama-sama mencari solusi dari permasalahan tersebut, solusi atau program yang ditawarkan diantaranya : Posyandu Remaja, Penyuluhan Ibu hamil, Penyuluhan pola asuh, Dashat (Dapur Sehat), dan sebagainya.

Setelah kegiatan ini diharapkan dapat memberikan masukan untuk program baru selama 6 tahun kedepan agar Desa Gunungmanik dapat terhindar dari resiko stunting.

Penulis: Syarif dan Mahasiswa Kelompok KKN Desa Gunungmanik

Editor: Nuri (Jurnalis)